
Doni lagi rebahan sambil scroll HP ketika sebuah banner tiba-tiba muncul di layar.
Tulisan iklannya besar banget sampai bikin dia berhenti scroll.
“RAIH KEMENANGANMU SEKARANG JUGA MELALUI SLOT.”
Doni langsung ketawa kecil.
“Buset, niat banget promosinya.”
Bukannya mengeklik, dia malah penasaran kenapa iklan internet sering menggunakan kalimat yang terdengar seolah-olah hasilnya sudah pasti.
Dia kemudian ngobrol dengan Bagus di grup chat.
“Menurut lu, iklan kayak gini bisa dipercaya nggak?”
Bagus langsung jawab, “Jangan nilai layanan cuma dari kata-kata iklannya. Namanya juga promosi, pasti dibuat supaya orang tertarik.”
Ada benarnya juga. Setelah diperhatikan, banyak iklan di internet memakai kata-kata seperti “pasti”, “tercepat”, atau “menang” untuk menarik perhatian.
Doni akhirnya menutup banner tersebut.
“Kalau udah pakai kata-kata yang bikin orang yakin berlebihan, gue malah makin curiga.”
Bagus membalas dengan emoji ketawa.
Mereka lalu lanjut ngobrol soal keamanan digital. Menurut mereka, pengguna internet sebaiknya nggak langsung percaya hanya karena sebuah iklan terlihat profesional. Sumber informasi, legalitas layanan, keamanan data, dan risiko transaksi tetap perlu diperiksa terlebih dahulu.
Doni pun kembali scroll HP.
“Udah, cari video lucu aja. Lebih aman bikin ketawa daripada bikin penasaran.”
Bagus langsung membalas, “Nah, itu baru keputusan malam minggu.”
Percakapan pun berakhir dengan mereka saling kirim meme sampai lupa waktu.